Posted by: M'Creative | 8 June 2009

Oleh-oleh Sarangan (Pule Punya)


Sarangan, 24 Mei 2009

Sarangan, terletak di kota magetan berdekatan dengan tawang mangu. Kami berangkat sekitar pukul 08.30. Bis yang kami sewa lumayan bagus, tidak terlalu jelek dan tidak juga terlalu bagus. Ada ac namun tidak ada toilet.
Sambil bercanda dan melihat panorama gunung kami bergembira, tidak ada orang tua, yang ada hanya anak-anak TK dan calon guru-guru TK. Sayangnya kami tidak membawa gitar. Sebelum sampai di telaga, anda akan meleati sebuah danau, yang katanya setiap ada pasangan muda-mudi yang lewat danau tersebut diyakini akan putus. Terlepas dari benar atau salah ini hanya wacana, dan memang hal seperti ini tidak bisa dibuktikan secara real bagaimana dan mengapa yang pasti cerita yang berkembang di masyarakat seperti itu. Anda mau percaya atau tidak,sama sekali bukan masalah.
Hujan gerimis menyambut kedatangan kami di telaga sarangan sekitar jam 10.00.
Para guru dan anak didikanya pun berpencar dan bersenang-sengan dengan masig-masingnya.

Cuaca memang benar-benar tidak mendukung, hujan bukanya reda namun bertambah deras. Namun spertinya tidak menyurutkan temen-temen untuk meneruskan perjalanan mengelilingi telaga.

Saat artikel ini ditulis, air di telaga sedang pasang sehingga air telaga penuh, membuat semakin asyik saat kami menyewa kapal. Berteriak dan tertawa lepas, melepaskan segala kesal, masalah, marah, benci walau hanya tuk sementara tapi tak mengapa. Jika hujan turun setahun penuh, maka terang sehari menjadi semakin berarti.

Pukul 2 siang kami berkumpul untuk makan siang. Heran… para ibu-ibu bukannya istirahat tapi malah berangkat lagi untuk berbelanja. Heran…. mereka membeli segala sayuran n dedaunan, mulai dari singkong , wortel, bahkan rumput gajah jika ada mungkin juga dibeli.

Dikarenakan kami membawa banyak anak kecil sengaja kami tidak naik ke ari terjun, terlalu beresiko apalagi saat itu lagi hujan.

Buat temen-temen Palawa & Cross Stone

Setinggi-tingginya gunung masih tinggi telapak kaki kita!

Seluas-luasnya ilmu kita masih luas setetes air dari lautan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: