Posted by: M'Creative | 27 January 2013

Pendakian Gunung Welirang, Jalur Tretes. Pasuruan Part 1


Welirang, 28 Oktober 2009

Summary

Gunung Welirang terletak di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dengan ketinggian puncak 3.156mdpl. Welirang  dalam bahasa Jawa berarti belerang. Gunung Welirang bersebelahan dengan Gunung Arjuno
Rute termudah bisa ditempuh melalui jalur  Tretes. Untuk sampai puncak diperlukan waktu  10-12 jam. Di puncak Gunung Welirang terdapat tambang belerang yang menarik untuk dikunjungi.  Penduduk lokal setempat biasa mengambil belerang dari puncak kemudian dibawa turun untuk dijual. SAVE OUR EARTH

Bungur-Tretes-Pet Bocor

00:00 WIB. Start-Ngawi

Hemmmm, Setelah capek kerja bakti acara halal bihalal, sekitar jam 12 malam, temen-temen dengan cekatan dan sigap mempersiapkan segala perlengkapan dan kebutuhan yang ada. Sengaja kami tidak membawa logistik, dikarenakan menambah beban berat. Diputuskan membeli logistik setelah sampai di Pandaan.

Ember, Ambon, Miftah dan aku sendiri tentunya segera berangkat meninggalkan kampung damai PULE. Terminal yang sekarang pindah di dekat kampung sangat membantu kami, sehingga tidak perlu jauh2 untuk mendapat angkutan umum.

SK. Sumber Kencono yang kami tumpangi kebetulan menyediakan tempat paling belakang untuk kami sejenak istirahat selama perjalanan. Jam 00.30 kami benar-benar meninggalkan pule.

05:00 WIB. Bungur Asih-Surabaya

Sesuai dengan rencana, kami tiba di bungur jam 5 pagi. Kami beri kesempatan bagi Embeer untuk singgah di Kost, sementara kami lebih memilih menikmati suasana terminal pagi hari yang belum ramai dan penuh sesak orang-orang. Bungur merupakan terminal terpadat di Indonesia melebihi Pulogadunng  Jakarta, sekaligus terbesar se Asia Tenggara.

Kebingungan sempat menghampiri benak kami. Tidak ada seeorangpun yang mengetahui arah ke mana kami harus melanjutkan perjalanan. Satu-satunya referensi adalah print out yang kami bawa dan itupun tidak banyak membantu sebab rute yang diambil dari Malang.

Alih-alih, kami telpon sana-sini dan hasilnya tidak sia-sia.

Pukul 06.00 kami meninggalkan Bungur menuju terminal Pandaan yang berjarak tidak begitu jauh, sekitar 45 menit, jika pagi hari sebab tidak macet. dalam perjalanan kami terkagum-kagum melihat deretan gunung yang menampakkan keperkasaan dan kekuatannya. Gunung Welirang, Kembar, Ringgit juga Arjuno.

07:00 WIB. Terminal Pandaan

Sambil menghangatkan tubuh dengan kopi panas dan tempe anget, kami meluruskan kaki di terminal Pandaan. Jam 07.30 kami mulai meninggalkan Pandaan. Dengan seebuah angkutan umum kami lanjutkan peerjalanan menuju Tretes (gerbang Pendakian). Sesuai rencana, kami berrhenti di sebuah toko waralabaa untuk membeli bekal. Mie instan dan air mineral tentunya. Tidak tanggung2, kami membeli 12 botol, satu orang 3 botol ukuran 1,5 liteer.

08:15. Tretes

Akhirnya sampai juga di tretes sekitar pukul 08.15. Rasa kecewa sempat kami rasa ketika mendengar pendakian arjuno ditutup lantaran terbakarnya hutan arjuno. Namun perjalanan kami alihkan ke Welirang.

Kami sangat beruntung karena ada pendaki yang menemani sekaligus meemandu kami, Cak udin yang telah berkali-kali mendaki welirang juga arjuno.

Pos Petugas Penjaga Gerbang Tretes. Pendakian Gunung Welirang

09:00 WIB. Start Pendakian gunung Welirang

Tiket masuk seharga 5000 / orang telah kami dapatkan. pendakian pun dimulai pukul 09.00

Aneh. Aneh dan sangat terasa aneh bagi kami. Di atas ketinggian lebih dari 1000m DPL, kami tidak merasa suasana sejuk atau dingin, malah sebaliknya, panas menyengat terasa membakar kepala.

Pet Bocor. Pos Pertama Welirang. Pendakian Gunung Welirang

Sampai pos pertama, kami istirahat. Saya langsung tidur karena tidak kuat seddang temen-temen lebih memilih makan siang. Di sini masih ada penjaja makanan gorengan, mie rebus juga teh manis. Agak ramai sebab memang di sinni biasanya para pendaki memabuat tenda penginapan, terutama yang memang tidak berniat sampai puncak . Pukul 13.00 kami melanjutkan perjalanan. Semakin tinggi, bukan semakin sejuk, tapi malah samakin panas menyengat.

Stok Sumber Air. Pendakian Gunung Welirang. Informasi terakhir, pipa ini sudah diperbaiki.

Untuk sejenak kami berhenti sambil menikmati segarnya air yang keluar dari pipa yang entah milik siapa, terasa sangat menyegarkan……

Bersambung…,


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: